Senin, 14 Mei 2012


Kenangan yang hilang by Torey Hayden.

 

Cerita tentang Sheila, anak yang mengalami masa kecil kurang beruntung karena ibunya pemabuk dan meninggalkannya sedari kecil, beruntunglah meski sang ayah yang kesehariannya juga mabuk, tetapi masih mau memeliharanya. Namun lingkungan rumah dan pergaulan sekitar masa-masa kecil Sheila, di mana kadangkala dia dititip ke tetangga yang kurang bertanggung jawab pula, membentuknya menjadi anak yang selalu merasa waspada, dan hidup seolah adalah ancaman, sehingga prinsipnya sebelum diserang, dia akan menyerang duluan, masuklah dia dalam lingkaran crime by children.

Torey Hayden diserahi tugas pembinaan oleh negara, selain menangani anak special needs ringan, juga yang berat, seperti kasus Sheila ini. Methode-methode yang diterapkan oleh Torey patut menjadi referensi para  psychology, yang memperkaya cara-cara penanganan dengan solusi yang membuahkan hasil yang nyata.

Di buku Sheila ke-2 ini, lebih difocuskan sakit hati Shelia karena merasa ditinggalkan oleh Torey, di masa yang lalu, karena mesti menyelesaikan sekolah Masternya, juga Sheila mesti diambil alih negara kembali.

Bagaimana membuat Sheila agar mau percaya bahwa tindakan masa lalu Torey, yang menyebabkannya marah, bukan tindakan yang disengaja, dan cara membangkitkan kepercayaan Sheila kembali, bahwa benar masih ada manusia yang berkata benar, patut dipercayai, yang really menyayangi dan melindunginya tanpa pamrih, dengan sangat sempurna dilakoni oleh Torey.

Kasih sayang yang tulus, dan keterlibatan emosi, ternyata variable yang sangat cepat menyembuhkan Sheila (yang dalam ilmu Psychology justru dilarang melibatkan emosi ahli), yang perlahan mulai mau menerima, bahwa hidup tidak selamanya sesuai keinginan manusia, tetapi manusia mesti bisa mencari jalan sendiri untuk membaikkan hidupnya.

Resensi by me
Balikpapan, 9 Mei 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar